Dalam pemrograman, file index mengacu pada file yang pertama kali di eksekusi sebagai titik awal atau entri utama dalam suatu program atau proyek. Contohnya index.html dan index.php.

Pada artikel ini, kami akan menjelaskan tentang apa itu file index pada website beserta contoh implementasi file index di website.

Apa itu file Index

File Index adalah file yang pertama kali di load atau di eksekusi pada sebuah website. Dalam struktur website, file index ini wajib ada agar website dapat tampil dengan baik pada browser, sesuai dengan desain website yang telah dibuat.

Ada beberapa ekstensi file yang dapat dijadikan Index pada website, contohnya index.html dan index.php. Bagi Anda yang berlangganan hosting di Rumahweb, setelah layanan Anda aktif, maka secara default index.php akan terpasang pada directory root Anda. Sehingga ketika domain diakses, maka akan tampil informasi halaman under construction.

Struktur web pada dasarnya akan menggunakan file Index seperti index.html atau index.php sebagai file utama processing web agar muncul di browser, namun struktur tersebut dapat diubah secara mudah. Jika Anda menggunakan Apache sebagai web server, maka pengubahan routing Index web bisa dilakukan melalui file .htaccess.

Jika web server tidak menemukan file Index di direktori yang cocok dengan nama di DirectoryIndex, maka daftar direktori akan ditampilkan ke browser dan menampilkan semua struktur web saat ini seperti contoh pada gambar dibawah:





Gambar diatas disebut sebagai directory listing. Hal tersebut sangat tidak dianjurkan terlihat oleh publik, karena berkaitan dengan keamanan website itu sendiri yang memungkinkan orang lain dapat melihat data penting dibalik websitenya dan dapat mengakses secara langsung.

Fungsi file index

Fungsi utama file index adalah sebagai file yang pertama kali di eksekusi pada website atau aplikasi, umumnya memiliki isi berupa tampilan homepage dari sebuah website ketika diakses.

Jika menggunakan framework atau CMS tertentu, file index biasanya berfungsi sebagai pemanggil file lain yang berfungsi untuk menampilkan website utamanya.

Contohnya pada CMS WordPress, file index digunakan sebagai pemanggil file lain yaitu wp-blog-header.php. Sedangkan pada file wp-blog-header.php akan di routing ke file lain untuk menampilkan index utama websitenya